
Tangisan bayi yang lama sering membuat orang dewasa stress dan bingung. Hal ini tak hanya dialami oleh orang tua baru atau pengasuh, tetapi juga bisa dialami orang tua yang udah memiliki anak. Menangis digunakan bayi sebagai alat komunikasi yang paling efektif. Untuk mengetahui cara menenangkan si kecil, kenali terlebih dahulu penyebabnya. Anda membutuhkan waktu, kesabaran dan pengamatan yang teliti untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan bayi. Berikut beberapa faktor yang membuat si kecil menangis.
“Aku lapar”
Sejak lahir hingga usia 3 minggu, kebanyak bayi menangis karena lapar. Anda bisa melihat si kecil membuka mulut, mengisap jari atau berusaha memeganga payudara ketika hendak digendong. Segera gendong dan susui si kecil. Ia biasanya cepat tenang.
“Aku sangat lelah”
Sekalipun bayi menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, ia kadang-kadang tidak mengetahui membutuhkan tidur jika kelelahan. Bayi yang kelelahan biasanya menggosok mata atau menguap. Kelelahan membuatnya susah tidur. Anda biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menenangkan bayi yang kelelahan.
“Ma, aku tidak enak badan”
Sakit itu tidak nyaman dan tidak menyenangkan. Bayi pun merasakannya. Periksa jika si kecil tampak terluka atau sakit. Tangisan bayi sakit berbeda dari tangisan bayi biasa. Orang tua umumnya dapat dengan cepat mengtehui, dan segera mengambil tindakan yang tepat dan cepat.





0 komentar:
Posting Komentar