RSS

Kiat Memberi Makan Bayi


Pengenalan bayi pada makanan padat memang tak mudah, mereka yang biasa memiliki refleks menghisap, harus beradaptasi menelan makanan yang lunak. Agar mereka tak bingung, dan cepat belajar, tentukan jadwal makan si kecil. Pilih waktu yang sama saat makan, sehingga mereka terbiasa mengenal waktu makan.Agar mereka tak membuang makanannya, karena nafsu makannya terganggu, sebaiknya berikan makanan lunak, setelah bayi minum susu. Sebagai awal, bayi dapat diperkenalkan dengan buah yang lunak, seperti pisang, pepaya, yang dihaluskan ataupun sari buah jeruk. Untuk pertama kali, berikan setengah potong saja, jika mereka tak mengalami diare, buah tersebut bisa berangsur-angsur ditambah. Andai tak masalah, anda bisa mengenalkannya dengan bubur susu (ASI) ataupun air matang. Mulanya berikan secara encer, setelah terbiasa baru boleh dikentalkan.

Karena setiap bayi memiliki selera yang berbeda dalam porsi kecil, agar tak merasa kaget. Hentikan pemberian makanan jika mereka tak mau lagi memakannya, atau sudah tak tertarik. Biarkan si kecil menikmati acara makannya, lakukan komunikasi saat memberi makan. Cara ini menggugah selera makannya, dan membuat rasa senang. Jika pengalaman pertama makan mereka senang, kemungkinan besar kelak mereka tak akan susah makan.




vano

SENAM BAYI, StimulasiOptimal di Masa Pertumbuhan


SENAM merupakan cara terbaik untuk mempertahankan kebugaran. Bagaimana bila ini diterapkan pada bayi?

Senam bayi merupakan bentuk permainan gerakan pada bayi, yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal. Selain itu, juga untuk mengetahui jika terjadi perkembangan yang salah secara dini. Ini merupakan tindakan antisipasi yang tepat untuk penanganan agar bayi tumbuh normal.

”Senam bayi sangat penting karena ini merupakan salah satu usaha untuk mengoptimalisasikan proses tumbuh kembang pada bayi. Segala aspek yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi bisa tercapai dan terpenuhi. Selain itu, dengan senam bayi juga bisa mendorong inteligensi yang kompleks untuk bayi, termasuk belajar mengoordinasi,” ungkap ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh.

Sementara, menurut Ahli Rehabilitasi Medik RSUPN Cipto Mangunkusumo dr Amendi Nasution SpRM, senam bayi sangat penting untuk menguatkan otot-otot dan juga sendisendi pada bayi sebagai persiapan bayi untuk duduk, berdiri, dan berjalan.

Hal senada diungkapkan seorang penyelenggara pendidikan dan kesehatan sekaligus kepala sekolah Twinkle Star, Lely Tobing, ”Senam bagi bayi sangat penting karena sama halnya dengan orang dewasa yang butuh senam untuk kebugaran tubuh. Begitu juga bagi bayi, dengan senam bayi membuat bayi merasa lebih segar.” Senam bayi sebaiknya dilakukan ketika bayi berumur 3 bulan ke atas, setelah kepala bayi mulai kuat. Saat usia bayi belum mencapai 3 bulan, gerakan- gerakan yang dilakukan bayi lebih kepada gerakan refleks.

”Sehingga kalau belum usia 3 bulan sudah diintervensi dengan gerakan yang dibantu orang lain, maka bisa saja akan terjadi penyimpangan- penyimpangan pada gerakan refleks bayi tersebut,” ung- kap Ninik. Gerakan pada senam bayi juga harus disesuaikan dengan perkembangan motoriknya. Ada tahapan-tahapan penting yang harus diperhatikan pada senam bayi, hal ini sesuai dengan proses tumbuh kembang bayi.

”Ada tiga tahap perkembangan bayi.Tahap pertama usia 3–6 bulan,tahap kedua usia 6–9 bulan, dan tahap ketiga usia 9–12 bulan,” ungkap dr Amendi. Untuk tahap awal, usia 3– 6 bulan, merupakan proses bayi belajar merangkak, dibutuhkan tangan dan kaki yang kuat untuk menopang tubuh bayi ketika merangkak. Senam dengan mengoptimalkan gerakan tangan dan kaki, berfungsi untuk membantu bayi merangkak.

”Tahapan pertama bisa dimulai dengan senam di antara kedua tangan, kedua kaki, dan mata. Dengan fokusnya pada gerakan tangan dan kaki,” ucap Ninik. ”Selain fokus pada gerakan kaki dan tangan, mata bayi juga dirangsang untuk mengikuti pergerakan kedua tangan dan kaki,” ujarnya. Senam bayi bisa dilakukan dengan posisi bayi tengkurap atau telentang.

Untuk posisi bayi tengkurap bisa dengan cara menekan pantat bayi secara halus dan pelan-pelan untuk memperoleh pergerakan panggul yang optimal. Bisa juga dikombinasikan dengan mengangkat kedua kaki sampai lutut bersudut 90 derajat. Hal ini untuk meluaskan pergerakan panggul.

Sementara itu, menurut Lely Tobing, gerakan-gerakan senam bisa dilakukan dengan menarik kaki kiri dan kaki kanan ke depan sehingga bisa membantu saat dia mulai merangkak karena otot-ototnya menjadi lebih lentur dan juga membantu otot-ototnya ketika bergerak. Jika bayi mulai tengkurap, proses tumbuh kembang selanjutnya adalah persiapan untuk duduk, menurut dr Amendi, otot panggul bayi perlu distimulasi agar bayi bisa duduk dengan benar.

Dipandu Tenaga Ahli

SENAM bayi dapat dilakukan oleh orangtua atau orang yang terdekat dengan sang anak. Namun untuk bayi prematur, ahli rehabilitasi medik RSUPN Cipto Mangunkusumo dr Amendi Nasution SpRM menyarankan sebaiknya yang melakukan senam bayi adalah orang yang profesional atau ahli fisioterapi.

”Bukan berarti orangtua tidak boleh. Tetapi memang sebaiknya yang melakukan adalah ahli fisioterapi karena takutnya kalau orangtua langsung yang melakukan, terjadi kesalahan pada gerakan senamnya,” ungkapnya. Menurut dia, senam untuk bayi prematur berbeda dengan senam untuk bayi normal.

”Disesuaikan dengan kondisi bayi,” ujarnya. Hal yang sama juga disarankan oleh ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh. ”Pada dasarnya kan yang mengetahui perkembangan hari per hari dari si bayi adalah orangtuanya. Dengan begitu jika orangtua ingin melakukan senam bayi tetap harus di bawah pengawasan ahli fisioterapi,” katanya.

Sementara itu durasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan senam untuk bayi prematur seperti yang diungkapkan Ninik adalah 3 kali dalam sehari selama 10 menit. ”Dengan demikian,diharapkan bayi bisa mengejar keterlambatannya, dan nantinya bisa tumbuh kembang seperti layaknya bayi normal,” paparnya.

Dengan panduan dari ahli fisioterapi, senam bayi yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal dapat dicapai dengan sempurna. Sentuhan pada bayi juga mempererat hubungan ibu- anak.

Lakukan oleh Orang Terdekat

GERAKAN pada senam bayi tidak boleh dipaksakan. Sebaiknya, senam dilakukan oleh orang yang sudah dikenal sang bayi. Akan lebih baik jika dilakukan oleh sang bunda.

Pelaksanaan senam bayi jauh lebih mudah karena bayi terbiasa dengan berbagai sentuhan yang dilakukan si ibu terhadap bayinya. Secara psikologis, hal tersebut juga menjadi sarana kedekatan antara anak dan ibu.

”Ketika melakukan senam bayi, si ibu bisa sambil melakukan proses komunikasi dengan anak. Tentunya komunikasi yang dilakukan juga yang sesuai dengan tahap kembang anak. Harapannya, ketika anak sudah besar, dia akan mencari perlindungan di rumah, bukan di luar rumah,” tutur Ninik Sutini.

Sependapat dengan Ninik, Lely Tobing mengatakan, dengan menggerakkan bagian-bagian tubuh si bayi, akan tercipta sebuah hubungan. Ada dialog atau interaksi antara ibu dan anak. Dengan alasan itulah, Lely menyarankan agar gerakan senam bayi dibantu oleh sang ibu. Selain bisa mempererat pola asuh antara ibu dan anak, menurut dia, keuntungan lainnya adalah rasa percaya diri anak bisa lebih dikembangkan.

Sebenarnya senam bayi juga bisa dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi berpengalaman, tapi biasanya ada kendala yang sering dihadapi. Karena yang melakukan senam adalah orang asing, biasanya anak suka terkejut. ”Dibutuhkan waktu agar anak bisa merasa welcome,” ungkap Ninik.

Namun begitu, Ninik mengatakan, ada keuntungan bila senam bayi dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi, yakni membuat anak lebih berani menghadapi orang lain. Anak akan menjadi lebih supel dan mudah bergaul karena sudah terbiasa dengan orang asing. Dengan begitu membuat anak jadi tidak mudah menangis dan rewel.

”Selain itu goal yang ingin dicapai juga bisa tepat. Jadi, kalau ada gerakan-gerakan yang salah bisa segera diatasi,” papar Ninik. Menurut dia, bayi yang mengikuti senam bayi, umumnya perkembangan motoriknya lebih cepat daripada yang tidak pernah melakukan senam bayi.

Manfaat lain dari senam bayi ini, menurut dr Amendi, adalah melancarkan peredaran atau sirkulasi darah, jantung, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan serta kewaspadaan. Agar mendapat hasil yang optimal, sebaiknya senam bayi dilakukan rutin setiap pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 10-15 menit setiap harinya.

”Tujuannya selain untuk perkembangan saraf motorik dan sensorik, juga untuk kecerdasan majemuk. Selain itu untuk berguna untuk mengoptimalisasikan fungsi pendengaran, penglihatan, dan tumbuh kembang bayi,” kata Ninik. Senam bayi bisa dilakukan bahkan ketika bayi telah berusia tiga tahun. Menurut Lely Tobing, pada usia tersebut anak masih tetap harus dibantu. Lely melihat dari sudut perkembangan bahasa mereka.

Kemampuan menerima perintah dan mengeluarkan apa yang diperintahkan dalam bentuk tindakan masih terbatas. Kosakata serta konsentrasi anak masih terbatas sehingga mereka masih perlu bantuan.

”Misalkan pegang kaki kiri, pegang kaki kanan, tangan kanan diangkat ke atas, perintah-perintah seperti itu belum tentu mereka langsung connect,” contohnya. Dia menambahkan, kadang anak masih bingung antara perintah yang diberikan dengan apa yang harus dilakukan sehingga membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk melaksanakan apa yang diperintahkan.

Senam untuk Bayi Prematur

ELIS, 28, sempat khawatir ketika bayinya terlahir prematur, dengan berat sekitar 1.500 gram. Kecemasan semakin menghantui ketika dia mulai membayangkan buah hatinya tidak bisa tumbuh layaknya bayi normal. Ketakutan-ketakutan semacam itu mungkin tidak hanya dirasakan Elis.

Masih banyak Elis-Elis yang lain yang melahirkan bayi prematur dan khawatir akan perkembangan si buah hati. ”Kebetulan saya disarankan oleh pihak rumah sakit untuk melakukan senam bayi, untuk membantu perkembangan si kecil,” ungkapnya. Dengan menggunakan buku panduan mengenai senam bayi, dia mengakui si kecil lebih terbantu dalam proses tumbuh kembang.

Ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh mengatakan, senam bayi juga bertujuan untuk mengejar keterlambatan bayi yang terlahir prematur. ”Sangat disarankan senam bayi untuk bayi yang terlahir prematur untuk mengejar keterlambatannya. Jika bayi yang lahir prematur tetapi tidak melakukan senam bayi maka bayi tersebut akan berkembang apa adanya.

Hal ini dikarenakan tidak ada stimulasi atau rangsangan dari luar sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai tahap perkembangan seperti bayi normal,” kata Ninik. Namun, Ninik menjelaskan, metode senam untuk bayi prematur sedikit berbeda dengan bayi yang terlahir normal.

”Lebih mengacu pada kemampuan fisik bayi saat itu. Normalnya usia 4 bulan bayi sudah bisa merangkak, tapi kalau bayi prematur belum bisa, paling dia baru bisa miring ke kanan, dan miring ke kiri. Dengan begitu senamnya disesuaikan dengan perkembangan fisik si bayi,” papar Ninik.

Pada tahap ini, lanjut Ninik, hal yang bisa dilakukan adalah dengan menekuk secara perlahan kaki dan tangan bayi agar ototnya kuat sebagai persiapan dia merangkak. ”Yang jelas, metode senamnya diturunkan dari standar tumbuh kembang bayi normal,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa dengan senam akan membantu melancarkan peredaran darah, selain itu edaran darah yang ke otak juga akan semakin meningkat dan kemampuan sensorik juga akan terangsang lewat senam bayi.

Karena itu berbagai aspek yang dibutuhkan untuk tahap tumbuh kembangnya, seperti sensorik, motorik dan kognitif akan terangkum semuanya melalui senam bayi.



vano

Mempelajari Tangisan Bayi


Setiap kali seorang bayi menangis, pasti si ibu akan
menyorongkan payudaranya atau membopongnya.
Tapi, ketika dua hal itu sudah dilakukan, dan si mungil
masih saja menangis, barulah si ibu bingung.

Nah, coba saja si ibu tahu arti tangisan itu, kan tak
perlu bingung?

Tapi, bagaimana tahu arti tangisan bayi?

Tangisan merupakan alat komunikasi pertama yang
dikuasai bayi. Lewat tangisan, bayi mengutarakan
keinginan dan kebutuhannya secara efektif. Tak heran,
bayi menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas ini.

Dalam buku Your Child's Body Language, Dr. Richard
Woolfson menjelaskan bahwa tangisan bayi mempunyai
arti berbeda-beda. Setiap jenis tangisan mengkomunikasikan
pesan tersendiri untuk ayah ibunya.

Di bawah ini beberapa contoh tangisan bayi dan cara
mengatasinya.

Tangisan Aku Ingin Menyusu:
Bayi Anda akan mulai menangis jika lapar. Tangisannya
biasanya berulang-ulang. Pertama, ia menangis lalu berhenti sejenak untuk mengambil napas, menangis lagi, berhenti sejenak untuk mengambil nafas, demikians seterusnya.
Mengatasinya, susui dia hingga kenyang.
Atau, jangan-jangan sudah waktunya makan?

Tangisan Popokku Kotor:
Bayi lebih suka popoknya bersih dan kering. Jika popoknya basah ia akan menangis karena merasa tidak dari rasa tidak nyaman. Tangisan pengumumam popokku kotor biasanya perlahan, kemudian makin keras dan makin keras. Anda juga bisa memperhatikan bahwa ia bergeliut-geliut di tempat tidurnya.
Mengatasinya, segera periksa popoknya. Ia barangkali
memerlukan popok yang baru.

Tangisan Badanku Sakiiit:
Semua bayi menangis jika ia merasa sakit. Tangisan jenis ini adalah tangisan bernada tinggi, hampir seperti jeritan, kemudian ia terengah-engah pada saat menarik nafas, lalu menjerit lagi.
Jalan keluar, cobalah temukan apa yang membuatnya
kesakitan. Pegang perutnya, jangan-jangan kejang.
Goyang-goyang tangan, kaki atau leher dan kepalanya.
Jika ia menjerit lebih keras ketika menggoyang bagian
tertentu, mungkin ada yang sakit karena terjatuh tanpa
sepengetahuan Anda. Kompreslah bagian yang sakit dengan air hangat.

Tangisan Aku Bosan:
Bayi selalu memerlukan stimulasi dan akan timbul bosan
jika ia tidak memperolehnya, atau bahkan bosan dengan
satu aktivitas saja. Tangisan jenis ini dirancang untuk
mendapat perhatian Anda. Makanya, tangisan ini lebih mirip teriakan ketimbang tangisan. Dan, ia akan tetap menagis seperti ini selama ia merasa bosan.
Mengatasinya, ganti aktivitasnya. Misal, temani dia bermain, menyenandungkan nyanyian, membacakan cerita atau bisa juga ajak jalan-jalan.

Tangisan minta gendong:
Bayi Anda akan menjadi cengeng jika lelah, walaupun ia
mungkin tidak ingin tidur. Ia akan merengek dengan menjengkelkan. Kepalanya mungkin terangguk-angguk untuk beberapa detik, dan mungkin Anda melihat bahwa
ia menggosok-gosokkan tangannya pada mata serta
wajahnya.
Mengatasinya, ayunlah ia perlahan-lahan
sampai akhirnya ia jatuh tertidur.

Tangisan kesepian:
Bayi Anda senang bergaul. Ia ingin Anda selalu berada
di sisinya. Jika merasa kesepian, tangisannya akan
terdengar menyedihkan. Seakan ia tengah sedih atau marah.
Mengatasinya, luangkan waktu bersamanya paling tidak
sampai ia tenang. Jika Anda perlu menyelesaikan sesuatu, gendonglah ia sampai tenang, kemudian lanjutkan pekerjaan anda bersamanya di sisi Anda.


Nah, itulah beberapa ciri tangisan bayi Anda. Dan, kini sudah tahu rahasianya, kan? Jadi, jangan langsung nyorongkan payudara lagi, ya? (ia/cbn/CN02)
(sumber: CyberNews Suara Merdeka)

Kapan Balita Perlu Ke Dokter


Ada yang aneh hari ini. Balita Anda yang biasanya paling getol bermain, seharian ini tiduran melulu. Kenapa sih, ke dokter nggak ya ?

Secara naluriah, biasanya orang tua akan menyadari ketika balita kesayangannya jatuh sakit dan berperilaku tidak seperti biasa. Seperti menolak makanan atau terlalu manja ketimbang hari-hari sebelumnya. Namun, orang tua tak selalu tepat mendiagnosa , apa yang sebenarnya terjadi dengan si balita atau bahkan tidak menyadari bahwa sakitnya beranjak serius.

Sakitnya balita memang membuat orang tua gundah dan tekanan ini meningkat saat Anda bingung apakah segera dibawa ke dokter atau si balita hanya sedang manja.

Ada sederet kondisi, semisal si balita terluka serius, tanpa ragu pasti Anda segera melarikannya ke rumah sakit. Kondisi seperti itu memang sudah jelas. Namun ada kondisi yang sebetulnya penyakitnya juga serius tapi sulit dideteksi oleh kita. Disinilah kekuatiran mulai timbul, apakah si balita hanya sedang kurang semangat atau malah itu gejala penyakit serius?

Namun yang perlu diingat adalah, dokter tidak akan keberatan jika Anda datang hanya untuk berkonsultasi. Terus ikuti naluri Anda dan jika ragu mengenai kondisi balita, jangan tunda segera ke dokter. Jika pun sudah diperksa dan Anda masih kuatir dengan perkembangannya, bawa kembali ke dokter agar diperiksa ulang.

Musim Hujan, Hati-Hati Nyamuk Demam Berdarah!


Musim penghujan datang , penderita demam berdarah terus bertambah. Bahkan kadang rumah sakit harus menyediakan tambahan tempat tidur untuk pasien demam berdarah. Penyakit ini tidak kenal usia, dapat menyerang orang dewasa , anak-anak, dan balita.

Bahkan dapat menyebabkan kematian terutama pada anak-anak dan tidak jarang menimbulkan kejadian luar biasa atau wabah.

Demam berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

NYAMUK AEDES aegypti

Nyamuk aedes ini hidup dan berkembang biak pada tempat-tempat penampungan air bersih yang tidak berhubungan langsung dengan tanah seperti : bak mandi/wc , minuman burung, air tempayan/gentong, kaleng dan ban bekas, dll.

Perkembangan hidup nyamuk ini dari telur hingga dewasa memerlukan waktu sekitar 10-12 hari. Hanya nyamuk betina yang menggigit dan menghisap darah serta memilih darah manusia untuk mematangkan telurnya, nyamuk jantan hidup dari sari bunga tumbuh-tumbuhan. Kemampuan terbang berkisar antara 40-100 meter dari tempat berkembang biaknya. Tempat istirahat yang disukainya adalah benda-benda yang tergantung yang ada di dalam rumah , seperti gordyn, kelambu, baju/pakaian di kamar yang gelap dan lembab.

GEJALA KLINIS DEMAM BERDARAH

- Biasanya ditandai dengan 4 gejala klinis utama; demam tinggi 2-7 hari, fenomena perdarahan, pembesaran hati dan kegagalan sirkulasi / syok.

- Gejala penyerta ; nyeri kepala, nyeri otot, timbul ruam / kemerahan di kulit, nyeri tulang, mual, nyeri ulu hati.

- Fenomena perdarahan yang sering terjadi adalah timbul bercak-bercak merah di muka dan lengan-tungkai dan langit-langit mulut. Mimisan dan perdarahan gusi juga dapat terjadi. Keadaan yang lebih berat dapat menyebabkan perdarahan organ dalam tubuh.

- Laboratorium yang mendukung: trombositopenia ( trombosit kurang dari 100.000/ mm3) , hemokonsentrasi ( kadar Ht lebih 20% dari normal).

- Fase kritis adalah saat suhu turun ,yaitu antara hari ketiga dan kelima. Resiko terjadinya syok meningkat ( keringat banyak, gelisah. Ujung kaki tangan dingin) dan dapat menjadi fatal.

Tidak semua penderita demam berdarah harus dirawat, jika keluhan hanya demam yang disertai salah satu gejala; nyeri kepala, otot,tulang cukup rawat jalan dan dianjurkan untuk istirahat selama masih demam. Obat penurun panas dan pemberian cairan dan elektrolit peroral , jus buah, sirop, susu disamping air putih , dianjurkan untuk memonitor suhu, jumlah trombosit dan hematrokit sampai normal kembali. Jika sudah terjadi perdarahan kulit baik yang timbul secara langsung atau melalui tes tourniquet harus di rawat dan diobservasi di rumah sakit.

STRATEGI PENANGGULANGAN DEMAM BERDARAH

Pencegahan yang efektif seharusnya dilaksanakan secara integral bersama-sama antara masyarakat, pemerintah dan petugas kesehatan.

Upaya pemberantasan meliputi :

- Pencegahan , yang dikenal dengan gerakan 3 M , yaitu;

1. menguras tempat penampungan air secara teratur sekurang-kurangnya seminggu sekali atau menaburkan bubuk abate kedalamnya.
2. menutup rapat-rapat tempat penampungan air
3. mengubur/menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan; seperti kaleng bekas , plastik, dll

- Pemberantasan vektor /nyamuk ; penyemprotan / fogging fokus pada lokasi ditemui kasus.

- Kunjungan ke ruamh-rumah untuk pemantauan jentik dan abatisasi.

- Penyuluhan dan kerja bakti melakukan kegiatan 3M.

Pesan untuk orang tua

- Jika anak anda mengalami demam tinggi lebih dari 2 hari segera periksakan ke dokter, dengan tetap memberikan cairan yang cukup dan obat penurun panas.

- Jika anak anda dinyatakan tersangka demam berdarah yang dipulangkan maka ;
1. control setiap hari ke rumah sakit selam masih demam.
2. berikan obat penurun panas bila diperlukan.
3. berikan minum sedikitnya 4-6 gelas perhari, disamping air putih dapat diberikan the manis, sirup, jus buah, oralit,dll.
4. apabila sewaktu-waktu dijumpai tanda kegawatan ,yaitu ; anak tampak lemas, badan dingin terutama tangan dan kaki, muntah terus menerus, kejang, mimisan, perdarahan lain. Segera anak dibawa kembali ke rumah sakit.


Alasan Bayi Menangis


Tangisan bayi yang lama sering membuat orang dewasa stress dan bingung. Hal ini tak hanya dialami oleh orang tua baru atau pengasuh, tetapi juga bisa dialami orang tua yang udah memiliki anak. Menangis digunakan bayi sebagai alat komunikasi yang paling efektif. Untuk mengetahui cara menenangkan si kecil, kenali terlebih dahulu penyebabnya. Anda membutuhkan waktu, kesabaran dan pengamatan yang teliti untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan bayi. Berikut beberapa faktor yang membuat si kecil menangis.

“Aku lapar”
Sejak lahir hingga usia 3 minggu, kebanyak bayi menangis karena lapar. Anda bisa melihat si kecil membuka mulut, mengisap jari atau berusaha memeganga payudara ketika hendak digendong. Segera gendong dan susui si kecil. Ia biasanya cepat tenang.

“Aku sangat lelah”
Sekalipun bayi menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur, ia kadang-kadang tidak mengetahui membutuhkan tidur jika kelelahan. Bayi yang kelelahan biasanya menggosok mata atau menguap. Kelelahan membuatnya susah tidur. Anda biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menenangkan bayi yang kelelahan.

“Ma, aku tidak enak badan”
Sakit itu tidak nyaman dan tidak menyenangkan. Bayi pun merasakannya. Periksa jika si kecil tampak terluka atau sakit. Tangisan bayi sakit berbeda dari tangisan bayi biasa. Orang tua umumnya dapat dengan cepat mengtehui, dan segera mengambil tindakan yang tepat dan cepat.

Masalah Kegemukan Pada Anak -anak


Aduh mak…lucu gemesin, gemuk ya anak ibu….itu kalimat-kalimat yang sering kali didengar bila melihat seorang anak kecil yang montok, gemuk….membuat anak menjadi pusat perhatian. Sebagai orang tua rasanya bangga juga bila si kecil jadi pusat perhatian di jalan/mall,….tapi sekarang ini banyak factor yang harus dipertimbangkan oleh orang tua akibat dari kegemukan pada anak.

Untuk anak yang masih kecil hal ini tidak akan menjadi masalah, tapi bila semakin dewasa perkataan seperti ndut, kayak bola, badak, kingkong dll, akan mempengaruhi kepercayaan diri seorang anak.

Bila anak anda mengalami KEGEMUKAN atau kelebihan berat badan….Jangan merasa sendirian,…. Menurut penelitian terbaru terjadi peningkatan persentasi kegemukan pada anak-anak didunia.

Penelitian menunjukkan bahwa kegemukan pada anak jaman sekarang disebabkan karena kurangnya aktivitas dalam gaya hidup dan juga cara serta kebiasaan makan.

Kegemukan merupakan factor resiko besar terjadinya masalah jantung, tekanan darah tinggi, gula darah dll. Oleh karenanya orang tua harus berfikir tentang kesehatan anak dimasa datang.


Tidak ada cara yang cepat dan mudah untuk menolong anak anda menurunkan berat badannya. Diperlukan waktu yang panjang untuk merubah cara hidup dan kebiasaan makan yang mungkin tidak sesuai dengan kebiasaan keluarga anda.


Beberapa Tips untuk mencegah atau mengatasi Kegemukan pada anak:

UBAHLAH GAYA HIDUP KITA SENDIRI. Sebagai orang tua kita harus menjadi contoh yang baik dalam penerapan cara hidup dan makan yang sehat.

SEDIAKAN WAKTU UNTUK EXERCISE (aktivitas). Temukan aktivitas yang disukai dan menarik untuk anak anda dan dapat membakar kalori sepeti: berlari, berenang, naik sepeda, berjalan (jogging). Lakukan ini secara rutin.


PILIHLAH MAKANAN YANG SEHAT. Kurangi makanan “fastfood or junk food” yang hanya mengandung tinggi lemak dan garam. Kurangi konsumsi gula. Berikan anak 3 kali makan dengan porsi kecil dan 3 kali makanan kecil(snack) dengan porsi kecil, sehingga anak tidak merasa lapar. Berikan banyak minum air putih juga juice seperti orange juice yang mengandung vit.c juga serat, juga berikan banyak makan buah dan sayuran. Pilihlah snack yang rendah lemak.

UBAHLAH KEBIASAAN MAKAN KELUARGA. Berikan makan pada anak hanya bila anak anda lapar dan bukan karena sekedar ingin makan sesuatu. Bila anak anda baru saja makan dan ingin untuk makan lagi cobalah untuk mengalihkan aktivitasnya atau memberikan sesuatu yang lain, karena anda tahu anak anda tidak benar-benar lapar. Jangan pernah makan atau ngemil selama nonton TV.


BERIKAN DUKUNGAN ANDA. Sangat penting untuk seluruh keluarga merubah cara hidup untuk menolong anak anda. Jangan menyimpan makanan junk food, minuman soda yang kaya akan gula, makanan tinggi lemak (potato chip dll) dirumah anda. Siapkan menu makanan yang rendah lemak dan sehat untuk seluruh keluarga. Ikuti kegiatan exercise.

BERIKANLAH PUJIAN ATAU PERHATIAN BILA ANAK SUDAH MELAKUKAN SESUATU YANG BAIK. Hadiah dan pujian dapat memotivasi anak untuk tetap berdiet. Contohnya bila anak anda dalam 1 minggu berinisiatif untuk minum air putih ketimbang soda maka pujilah anak anda, berikan hadiah mainan atau aktivitas kesenangannya, tapi JANGAN berikan makanan sebagai hadiah.


PERIKSAKAN KE DOKTER. Periksakanlah anak anda ke dokter/dokter anak untuk pengawasan diet juga mengecek berat badanya setiap 2-4 minggu sekali. Hindari menimbang berat badan anak setiap waktu dirumah karena dapat menimbulkan stress pada anak anda.

Sebagai orang tua kita harus melakukan peranan kita untuk menolong anak kita, yang hanya tindakan sederhana tapi memberikan perubahan yang tetap terhadap cara hidup, kebiasaan olahraga dan makan pada anak nantinya. Yang semuanya ini sangat bermanfaat bagi kesehatan anak anda di masa datang.

vano